Perkenalan dengan Cinta

Aku ingin lebih banyak mengenal cinta. Yang begini dan yang seperti itu. Yang perih dan yang sembuh. Sakit pun namanya tetap cinta. Dikatakan atau kau sembunyikan, namanya masih cinta. Aku masih ingin mengenal cinta. Kucari setiap sudut. Aneh karena cinta yang dikenal tidak lagi ada wujud nya. Menjelma menjadi asap, yang apinya tak kelihatan. Sembari aku mencari wujudnya, terlanjur aku yang tak lagi mengenal raga. Kutemukan arah mu, tak lagi kukenal aku.

Kadang cinta begitu membingungkan. Saat merasa berhasil menggapai terkadang ia justru menjadi jauh. Saat sudah lelah butuh, ia mendekat. Cinta tidak pernah ada wujud nya. Kalau teliti, bisa saja ia berbentuk perhatian-perhatian kecil yang cuma bisa dirasakan lewat kelegaan. Kalau di artikan salah, nama nya jadi tercemar. Perjalanan menemukan nya seperti perlahan-lahan melepas satu persatu ego dalam hati. Saat ia sudah ditemukan, terkadang aku tidak lagi mengenal diriku sendiri. 

Aku ingin lebih banyak mengenal cinta. Yang begini dan yang seperti itu. Yang perih dan yang sembuh. Sakit pun namanya tetap cinta. Dikatakan atau kau sembunyikan, namanya masih cinta. A

Advertisements

17 thoughts on “Perkenalan dengan Cinta”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.